Home » » Family days

Family days

Image273 Hari minggu bagi kami merupakan hari yang dinanti-nanti. Seperti pada satu kesempatan di hari minggu kami berkunjung ke sebuah taman kota, taman ini terletak persis di belakang balai kota Malang. Kebahagiaan begitu terasa dengan kedatangan adik saya dari Lombok kami berlima liburan bersama di Tarekot. Tarekot merupakan singkatan dari taman rekreasi kota, benar memang karena letak taman kota ini terletak ditengah kota Malang.
Tarekot berada di bawah pengawasan dinas pariwisata kota Malang. Sebenarnya taman ini di peruntukkan bagi UKM di bawah pembinaan pemerintah kota Malang, namun tampaknya belum dimanfaatkan secara optimal oleh para UKM, hal terlihat dari banyaknya lapak-lapak yang dibangun oleh pemkot tidak dimanfaat oleh pedagang UKM.Tarekot dilengkapi oleh koleksi satwa mulai dari burung, berbagai jenis reptil, primata dan lain-lain. Anak saya Qonita dan Faruqi paling senang mengamati kelelawar yang dipajang tepat di depan kantor dinas pariwisata kota Malang, di kandang yang tingginya sekitar 20 m, membuat mahluk ini bebas beterbangan bersama burung rangkok dan merpati didalamnya.

Anehnya kelelawar ini lebih senang bergelantungan di kawat kandang yang mengelilinginya sambil menerima makanan ringan yang dilemparkan oleh para pengunjung. Kami berkeliling memutari kandang binatang koleksi tarekot sambil berjalan kaki.
Image275
Faruqi sebenarnya pingin naik andong namun kami memberikan pengertian kepadanya agar kita lebih leluasa meihat binatang yang di pajang di tarekot. Saya bersama Faruq dan Qonita berjalan bersamaan sambil mulai bercanda dengan binatang-binatang yang ada, ketika kami sedang berkeliling ada kejadian yang mengejutkan yang terjadi pada faruqi. Saat itu kami tengah mengamati beberapa monyet yang sedang asyik di dalam kandangnya sambil sesekali menyeringai kepada kami yang sedang mengamatinya. Tidak di duga Faruqi menjulurkan mainan yang sedang dibawanya kearah seekor monyet yang sedang bergelantungan di teralis besi kandangnya, tanpa diduga monyet tersebut menarik mainan yang dijulurkan faruqi, dengan sekuat tenaga faruqi memprtahankan mainannya sambil teriak “ bi tolong bi “ saya yang saat itu berada agak jauh dari faruqi segera mendekat namun belum sempat saya membantunya, ternyata mainan tersebut telah berada ditangan sang monyet.
Saya melihat wajah faruqi terlihat pucat karena dia tidak menyangka kalau mainannya direbut sang monyet. Saya kemudian mendekati faruqi sambil berkata “udah dek tidak apa-apa, kali aja monyetnya butuh mainan” hibur saya, tanpaknya faruqi bisa memahami apa yang saya omongkan. Demi menstabilkan emosi faruki agar tidak berlarut dalam kesedihan, saya mengajak mereka bermain di arena bermain anak-anak. Arena bermain anak-anak terletak persis di samping sungai Berantas yang membelah kota Malang masih satu wilayah dengan Tarekot.
Nampaknya di arena ini faruqi bisa melupakan kesedihannya dia sudah bisa bermain dengan qonita di ayunan, plorotan dan mencoba semua jenis permainan di arenabermain anak. Tak terasa hari sduah menjelang dzuhur, perut kami sudah mulai berbunyi minta di isi nampaknya, istri saya kemudian memesan beberapa gelas es teh kesukaan kami lengkap dengan makanan kare ayam dan bali telor. Wah terasa sekali lezatny minum teh sambil makan dan tak lupa melemparkan pandangan kesungai Berantas yang airnya terlihat jernih dan menggoda. Selesai makan kami tak lupa mengabadikan momen tersebut sambil berayun-ayun di ayunan yang sudah pudar warnanya. Tepat waktu Dzuhur kami keluar dari  Tarekot dan segera pulang dengan hati gembira terutama dua anak saya yang sudah lama menunggu momen tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan

Google+ Followers

Terbaru

Saat Rindu sahabat terobati dalam pertemuan yang singkat

Gembira,haru berbaur jadi satu, seperti itulah yang dirasakan oleh isteri saya saat berjumpa dengan sahabat lamanya meskipun hanya bebe...

Terhangat