Home » » Nasi Goreng spesial buat anakku

Nasi Goreng spesial buat anakku

Rabu 30Desember 2009
Dg29 Dini hari saya terbangun dari tidur untuk memulai hari-hariku dengan menelpon lewat sambungan langsung jarak jauh dengan empat rakaat dan tiga witir. Suasana hening menambah khusyu’ munajatku. Tak terasa shubuh telah menjelang dan saya segera berangkat menuju masjid untuk shalat jam’ah. Sepulang dari shalat jama’ah saya segera memeriksa bahan-bahan makanan di dapur, pertama kali yang saya lihat nasi sisa tadi malam, sebab biasanya nasi dirumah kami tidak bertahan lama sejak kami meninggalkan alat memasak modern sejenis rice coker, selanjutnya kami memakai alat masak klasik yang rawan basi.
Pagi itu dengan sisa nasi tadi malam yang sudah mulai agak bau saya coba untuk berkreasi, mulailah saya
mengiris bawang merah dan putih, rencananya mau bikin nasi goreng, selanjutnya saya siapkan satu butir telur dan byurrrr mulailah saya menggoreng telur di campur irisan bawang bumbu nasi goreng, berikutnya saya mencampur bumbu tersebut dengan nasi yang sudah saya persiapkan sejak tadi kemudian saya tambah dengan campuran gula dan garam. Di saat saya asik menggoreng nasi tiba-tiba saja pandangan saya tertumbuk pada sisa mie goreng yang di buat istri saya tadi malam, serta merta muncullah ide mencampur nasi goreng dengan mie goreng dan jadilah nasi goreng campur mie.
Setelah matang saya segera mengiris telur goreng yang telah saya persiapkan kemudian nasi goreng saya sajikan kepada dua anak saya yang sejak tadi sudah merengek untuk srapan pagi. Mulailah faruk dan Qonita menyantap nasi goreng buatan saya, sungguh senang melihat nafsu makan Faruk yang begitu besar pagi ini,saya bilang ,” Faruk kamu kok semangat makannya?”, Faruk ,” soalnya enak bi nasi gorengnya,”, Kemudian Qonita menimpali , “ benar bi nasi gorengnya enak,”. Mendengar pendapat mereka hilanglah rasa capek saya , kemudian saya bilang, “ nah itulah nasi goreng spesial buatan abi,”. Perbincangan kami selesai pagi itu sebab kami berangkat ke sekolah masing-masing, saya berangkat dengan penuh semangat brbekalkan senyum gembira anak-anak saya .

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan

Google+ Followers

Terbaru

Saat Rindu sahabat terobati dalam pertemuan yang singkat

Gembira,haru berbaur jadi satu, seperti itulah yang dirasakan oleh isteri saya saat berjumpa dengan sahabat lamanya meskipun hanya bebe...

Terhangat