Thursday, October 28, 2010

Nasehat untuk sang guru
















Guru sosok yang dikagumi setiap orang, profesi mereka yang mulia membuat mereka mempunyai status spesial di hadapan masyarakat. Namun ahir-ahir ini guru menjadi perbincangan banyak kalangan akibat ulah segelintir (oknum) yang tidak  bertanggung jawab, sehingga mencoreng nama harum mereka, berikut nasehat ulamak untuk para guru : 


Segala puji hanya bagi Allah subhanahu wa ta’ala, shalawat dan salam
semoga tetap tercurahkan kepada baginda Rasulullah
salallahu ‘alaihi
wa salam
,
dan aku bersaksi bahwa tiada Tuhan yang berhak disembah dengan sebenarnya
selain Allah yang Maha Esa dan tiada sekutu bagi -Nya dan aku bersaksi bahwa
Muhammad adalah hamba dan utusan - Nya.. Amma Ba’du:





Di bawah ini adalah sebagian wasiat yang aku
wasiatkan kepada diriku dan kepada saudara-saudaraku, para guru dan aku memohon
kepada Allah semoga nasehat ini bermanfaat.


Wasiat pertama: Mengikhlaskan
niat untuk Allah
subhanahu wata’ala semata dalam menjalankan
tugas mengajari anak-anak dan siswa mereka, mendidik mereka dengan pendidikan
yang diridhai oleh Allah Azza Wa Jalla, bersabar atas yang demikian itu guna
mendapat pahala dari Allah
subhanahu wa ta’ala, mengharap balasan dari
-Nya. Sebagian ulama berkata: Ikhlas adalah engkau tidak meminta seorang
saksipun terhadap amal yang kamu kerjakan selain Allah Ta’ala dan tidak pula
mengharap balasan kecuali Allah
subhanahu wa ta’ala. Inilah hakekat agama itu
dan kunci dakwah para rasul Allah semoga Allah
subhanahu wa ta’ala mencurahkan
kesejahteraan -Nya kepada mereka. Allah
subhanahu wa ta’ala berfirman:








Artinya : “Padahal
mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allahdengan memurnikan ketaatan
kepada -Nya dalam (menjalankan) agama dengan lurus”. (QS. Al-Bayyinah: 5)


Allah subhanahu wa ta’ala berfirman:





Artinya : Katakanlah:
"Sesungguhnya aku telah ditunjuki oleh Tuhanku kepada jalan yang lurus,
(yaitu) agama yang benar; agama Ibrahim yang lurus; dan Ibrahim itu bukanlah
termasuk orang-orang yang musyrik
." Katakanlah: "Sesungguhnya salat, ibadah, hidup dan matiku hanyalah
untuk Allah,Tuhan semesta alam, tiada sekutu bagi -Nya; dan demikian itulah
yang diperintahkan kepadaku dan aku adalah orang yang pertama-tama menyerahkan
diri (kepada Allah)". (QS. Al-An’am: 161-163).

2 comments:

  1. semoga sy bisa menjadi guru yang baik nantinya...

    ReplyDelete
  2. @loveyourika

    Amiin semoga terkabul, terima kasih kunjungannya

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan