Home » » Pelajaran sakit Untuk Faruqi

Pelajaran sakit Untuk Faruqi

Jam digital di HP saya menunjukkan jam 11.00, saya bersama istri berboncengan menuju kantor pos pusat kota Malang. Saya sengaja ijin dari kantor untuk mengirim kripik buah pesanan pelanggan dari Pontianak, sekaligus menjemput isteri dari acara manasik haji untuk siswanya. Sebelumnya kami mengirim kripik buah, kami sengaja kekantor bank BSM untuk melakukan penarikan gaji isteri saya. Setelah dari bank BSM kami segera menuju kantor pos pusat yang terletak beberapa ratus meter dari bank BSM. Setelah negosiasi harga ahirnya kripik buah kami kirim dengan paket biasa yang jiak tidak ada halangan akan sampai dua minggu kemudian, agak lama memang tapi murah. 
Keluar dari kantor pos kami berencana menjemput kedua anak kami disekolah berhubung jam pulang
anak kami sudah tiba. Segera saya memacu laju sepeda saya dengan harapan segera bertemu kedua anak kami. Ditengah perjalanan tib-tiba hp istri say berdering, segera isteri saya mengambil hp yang ditaruhnya didalam tas yang diabawanya namun isteri saya agak terkejut karena yang menelpon adalah gurunya Faruqi  disekolah, belum sempat mendengar beberapa kata tiba-tiba hp siteri saya mati karena low battery.
Kecemasan nampak diraut muka isteri saya karena khawatir ada sesuatu yang terjadi atas anak kami Faruqi, saya memacu kendaraan yang kami tumpangi lebih kencang. Akhirnya kami sampai disekolah Faruqi segera kami menuju kedalam kantor dan menemukan Faruqi meringis seperti menahan rasa sakit. Kemudian kami segera menanyakan kepadanya Faruqi menjawab kalau dia sakit perut, Astagfirullah ujar kami baru ingat kalau pagi ini Faruqi belum sarapan, saat Faruqi meringis kami segera menasehatinya agar tidak malas makan sebab Faruqi memang agak susah makannya. Meskipun dalam hati kami menyesal tidak pernah mampu memaksa Faruqi untuk makan, mudah-mudahan dengan sakit perut kali ini Faruqi menyadari tentang pentingnya makan. Kami lebih lega karena sakit perut yang diderita Faruqi tidak parah. Ya Allah ampuni kami karena melalaikan amanah-Mu

0 komentar:

Posting Komentar

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan

Google+ Followers

Terbaru

Saat Rindu sahabat terobati dalam pertemuan yang singkat

Gembira,haru berbaur jadi satu, seperti itulah yang dirasakan oleh isteri saya saat berjumpa dengan sahabat lamanya meskipun hanya bebe...

Terhangat