Friday, March 9, 2012

Ruqyah pengobatan Alternatif Utama

Saya mohon maaf terlebih dahulu karena saya baru meng-update blog ini. Karena kesibukan yang luar biasa blog ini baru sempat saya benahi mulai dari templet dan kategori (lebel) postingan saya. Saya coba memodifikasi beberapa refrensi yang ada mudah-mudahan apa yang saya posting ini bisa bermanfaat bagi anda semua.Postingan ini berawal dari berita yang saya lihat di sebuah televisi swasta tentang pengobatan yang di larang agama. Sebenarnya kedatangan penyakit pada seseorang insan beriman tak lain untuk
memberikan cobaan terhadap ketahanan imannya. Namun yang terjadi tidak seperti yang diharapkan, seringkali ketika sakit mendera seseorang yang muncul ketidak sabaran dalam mengahdapi cobaan tersebut. 
Cobalah simak berita yang ditampilkan televisi, di Malang misalnya baru-baru ini muncul seorang anak yang mampu mengobati segala macam penyakit dengan media kembang dicampur air. Berbicara tentang pengobatan dalam Islam tidak ada yang melarang umatnya untuk berobat bahkan sangat di anjurkan. Namun pengobatan yang demikian seperti yang dipraktikkan sang dukun cilik  telah menyentuh bagian terpenting dari aqidah seorang muslim, betapa tidak seorang pasiennya dipaksa untuk percaya terhadap sebuah benda yang bisa menyembuhkan penyakitnya, bukankah ini sudah masuk ke wilayah animisme yang bisa berakibat merusak akidah seorang muslim.
Cara-cara seperti inilah yang dilarang keras oleh agama. Selain itu munculnya kepercayaan ini sebagai akibat minimnya pendidikan aqidah terhadap umat kita. Penyakit memang tidak kenal status social, siapapun bisa sakit, karena itu Islam memerintahkan kepada yang sakit untuk mencari obat tapi ingat obat yang dianjurkan adalah obat yang halal yang jauh dari menghalalkan segala cara untuk mendapatkannya, termasuk dengan mengorbankan aqidah. Dalam sebuah hadits yang diriwayatkan Abu Daud disebutkan ; “ Sesungguhnya Allah telah menurunkan penyakit dan obat, dan Dia menjdaikan pada setiap penyakit itu obat, maka berobatklah kalian dan janganlah berobat dengan yang haram.”( hadits ini di hasankan oleh syaikh al Bani).
Penyakit merupakan wujud cinta Allah kepda hamba-Nya, sakit menjdai sarana untuk mendidik diri menjadi orang yang sabar. Kerena itu janganlah berkeluh kesah tatkala sakit itu menimpa diri kita. Ingatlah bersabar dalam hal ini akan menempatkan seorang hamba menjadi hamba yang mulia, lihatlah apa yang dilakukan oleh nabi Ayyub ketika sakit, apa yang dilakukan nabi Muhammad ketika sakit tidak lain justru menambah ketaatan kedua nabi tersebut menjadi hamba yang shaleh.
Islam menawarkan cara yang selamat untuk berobat dari suatu penyakit yaitu dengan ruqyah nabi dan para sahabat sering melakukan pengobatan dengan ruqyah dan pengobatan dengan ruqyah jelas sembuhnya sert terhindar dari kesyirikan. Sementara berobat melalui sarana yang tidak dibenarkan akan menyembuhkan penyakit untuk waktu yang tidak lama setelah itu orang yang sakit justru telah memasukkan penyakit hati dalam dirinya. Ruqyah adalah membacakan ayat-ayat al –Qur’an atau doa kepada orang yang sakit dengan khusyu’. Cara ini terbilang cukup dan mujarab, seperti yang pernah dilakukan Rasulullah dan para sahabat. Nah dari pada penyakit anda tidak sembuh malah bertambah sakit coba resep ruqyah yang aman dan dijamin tidak ada efek sampingnya. Selamat mencoba

2 comments:

  1. wahh.. utk lebih bersihnya.. saiia memutuskan tuk gag mengambil pusing berita2 yg seliweran di tipi kang :(

    ReplyDelete
  2. sampai saat ini inyong percaya sama dokter sambil berdoa pada Tuhan biar jika sakit lekas sembuh

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan