Al Bara’ - البراء - (Anti Loyalitas)



Pemateri: Ustadz Farid Nu'man Hasan.S.S.

Al Bara’ adalah kebalikan dari Al Wala’. Secara bahasa artinya Al Kufr (menutup), Al Mufaashalah (memisahkan), Al ‘Adaawah (permusuhan), dan Al Bughdhu (kebencian).Inilah anti loyalitas, sikap menutup diri, memisahkan, memusuhi dan membenci, kepada kekafiran dengan berbagai jenisnya.

Tidaklah baik Al Wala' seseorang sebelum bagusnya Al Bara'-nya. Tidak mungkin ada manusia yang loyal kepada Allah, RasulNya, dan kaum mu'minin, tapi belum bermusuhan, membenci, memisahkan dan menutup diri dari kekafiran. Sebagaimana mustahilnya seseorang yang menikmati kegelapan dan cahaya diwaktu bersamaan.Lalu, kepada siapa Al Bara' diberikan? Allah Ta'ala sudah menjelaskan:

صِرَاطَ الَّذِينَ أَنْعَمْتَ عَلَيْهِمْ غَيْرِ الْمَغْضُوبِ عَلَيْهِمْ وَلَا الضَّالِّينَ

📌(yaitu) Jalan orang-orang yang telah Engkau beri nikmat kepada mereka; bukan (jalan) mereka yang dimurkai dan bukan (pula jalan) mereka yang sesat. (Qs. Al Fatihah: 7)

Golongan dimurkai (Al Maghdhub) adalah Yahudi, sedangkan holongan tersesat (Adh Dhaalin) adalah Nasrani. Sebagaimana penjelasan Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam dalam haditsnya:

إِنَّ الْمَغْضُوبَ عَلَيْهِمُ الْيَهُودُ، وإنَّ الضَّالِّينَ النَّصَارَى

📌  Sesungguhnya Al Maghdhuub ‘Alaihim (mereka yang dimurkai) adalah Yahudi, dan Adh Dhaalliin (yang tersesat) adalah Nasrani. (HR. Ahmad No. 19381, Ibnu Hibban No. 7206, dll. Dishahihkan oleh Syaikh Al Albani dalam As Silsilah Ash Shahihah No. 3263)


Rumah baru semangat baru


Kerinduan akan ngeblog telah terbayarkan, Alhamdulillah hari ini telah lahir web saya yang baru situsmawardi.com, Niat ingin berbagi pengalaman sebagai seorng ayah,guru,saudara,teman, sahabat serta berbisnis menjadi latar belakang lahirnya situs ini. Mudah-mudahan konsisten menulis meskipun

Tips sederhana membiasakan anak membuang sampah ditempat sampah




Sejak masih SD dua anak kami latih  untuk terbiasa membuang sampah di tempat sampah. Kebiasaan ini terus dilakukan kedua anak kami hingga saat ini merek telah duduk dibangku sekolah menengah pertama tepatnya Tsanawiyah. Awalnya kami sudah lupa tentang pembiasaan ini, hingga akhirnya terjadi sebuah peristiwa sore kemarin. Saat itu kami menjemput mereka dari sekolahnya, tiba di dekat terminal Landungsari seluruh kendaraan berjalan merayap. Inilah pemandangan yang lumrah akhir-akhir ini di kota Malang.

Nasehat untuk anakku tentang pergaulan


Sore hari saat menjemput anak-anak dari sekolah , kami melewati jalan embong anyar yang menghubungkan desa Mulyoagung dan      kab. Malang. Beberapa meter setelah memasuki gerbang Embong Anyar, tiba-tiba Qonita berteriak, " bi abi  bukannya itu  anaknya pak...?sambil menyebut salah satu nama rekan kerja saya disekolah. Segera saya menoleh mengikuti arah telunjuk anak saya sambil menjawab, " oh ya benar itu anaknya pak....? menyebut nama rekan kerja saya dikantor).

Google+ Followers

Terbaru

Saat Rindu sahabat terobati dalam pertemuan yang singkat

Gembira,haru berbaur jadi satu, seperti itulah yang dirasakan oleh isteri saya saat berjumpa dengan sahabat lamanya meskipun hanya bebe...

Terhangat