Thursday, February 23, 2017

Nasehat untuk anakku tentang pergaulan


Sore hari saat menjemput anak-anak dari sekolah , kami melewati jalan embong anyar yang menghubungkan desa Mulyoagung dan      kab. Malang. Beberapa meter setelah memasuki gerbang Embong Anyar, tiba-tiba Qonita berteriak, " bi abi  bukannya itu  anaknya pak...?sambil menyebut salah satu nama rekan kerja saya disekolah. Segera saya menoleh mengikuti arah telunjuk anak saya sambil menjawab, " oh ya benar itu anaknya pak....? menyebut nama rekan kerja saya dikantor).
Kami semua heran sebab anak yang kami lihat berpenampilan layaknya anak punk dan membawa alat musik uku lele dan kaleng untuk mengamin. Setengah percaya saya bergumam, " ya Allah lindungi anak saya, agar tidak terseret dalam pergaulan seperti anak tersebut". Saya kemudian memberikan nasehat kepada kedua, anak saya agar senantiasa mencari teman yang baik, jangan sembarangan bergaul sebab seseorang akan dinilai berdasarkan siapa temannya. Inilah saat yang tepat menurut saya, untuk memberikan nasehat kepada kedua anak saya, tentang pentingnya memilih teman bergaul. Diakhir nasehat saya menyelipkan sebuah ungkapan," mungkin saja bapaknya tidak tahu tentang anaknya", kemudian kedua anak saya menyahut ya bi.

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan