Saturday, February 25, 2017

Tips sederhana membiasakan anak membuang sampah ditempat sampah




Sejak masih SD dua anak kami latih  untuk terbiasa membuang sampah di tempat sampah. Kebiasaan ini terus dilakukan kedua anak kami hingga saat ini merek telah duduk dibangku sekolah menengah pertama tepatnya Tsanawiyah. Awalnya kami sudah lupa tentang pembiasaan ini, hingga akhirnya terjadi sebuah peristiwa sore kemarin. Saat itu kami menjemput mereka dari sekolahnya, tiba di dekat terminal Landungsari seluruh kendaraan berjalan merayap. Inilah pemandangan yang lumrah akhir-akhir ini di kota Malang.
Kendaraan kami juga ikut berjalan pelan, didepan kami ada sebuah kendaraan minibus juga sedang berjalan perlahan. Tiba-tiba jendela kaca kanan mobil tersebut terbuka dan sang sopir dengan santainya membuang sampah plastic ditengah jalan. Saya kemudian menunjuk kearah mobil tersebut sambil berkata kepada kedua anak saya, “ lihat nak mobilnya mewah tapi kelakuan orang didalamnya sangat tidak pantas untku ditiru”. Tiba-tiba Faruqi anak saya yang nomer dua nyletuk, “ ya bi, saya saja sampah bekas jajan dan permen saya simpan dalam saku celana, kalo saya tidak menemukan tempat sampah” ujar Faruqi. “ kadang juga kalo saya menemukan sampah dijalan saya ambil bi, dan saya masukkan saku celana” ungkapnya. Sehari sebelum peristiwa ini, uminya  sempat membongkar tumpukan baju kotor untuk dimasukkan ke mesin cuci dan  menemukan banyak bungkus jajan didalam saku  celana Faruqi. Ternyata  pembentukan karakter positif sejak kecil yang kami terapkan tetap tertanam dalam diri anak kami. Demikian juga halnya Qonita ternyata punya cerit yang sama dengan adiknya, seperti yang di ungkapkannya sore itu. Obrolan kami terhenti saat arus kendaraan didepan kendaraan mulai lancar, dan kami menutup perbincangan kami dengan doa. Ya Allah terima kasih Engkau telah menuntun anak kami untuk berproses menjadi anak yang sholeh-sholehah.

0 komentar:

Post a Comment

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan