Saturday, November 4, 2017

Melatih rasa peduli pada anak

Menumbuhkan rasa peduli kepada sesama merupakan bagian dari kewajiban orang tua kepada anak. Rasa peduli seorang anak ketika mereka telah dewasa bukanlah karakter yang muncul seketika, namun hal tersebut telah melalui proses pembiasaan yang dilakukan oleh orang . penanaman karakter peduli ini bisa dimulai dengan memberikan tugas dirumah, bersedekah kepada para peminta yang ada dijalanan, infaq Jumaat, atau mengikut sertakan mereka dalam kegiatan-kegiatan social. Dilaian waktu saat kami kedatangan tamu yang membawa anak  perempuan,maka Qonita akan segera mengambil koleksi bonekanya untuk disedekahkan kepada sang tamu. Demikan juga dengan Faruqi jika yang datang bertamu ada anak kecil laki-laki, maka dengan segera ia akan mengambil salah satu koleksi mobil-mobilannya untuk diberikan kepada anak tersebut. Ketika mereka ingin mensedekahkan barangnya selalu kami pesankan sedekahkan yang baik dan kamu sayangi.
Beberapa minggu ini kami disibukkan oleh anak kami yang nomer dua, ia mendapatkan tugas dari sekolah sebagai ketua panitia baksos. Sibuknya kami saat menyusun proposal, saya dan isteri berusaha membantu sekedarnya agar segera menyelesaikan proposal baksosnya. Saat kami memberi masukan inilah terkadang anak kami perlu dipahamkan tentang cara menyusun proposal, tak jarang kami terlibat diskusi dan perdebatan, tapi kami menikmatinya sebagai sebuah pembelajaran dalam berorganisasi dan menyamakan visi antara kami dengan anak. Selain menyusun proposal kami juga meminta Faruq anak kedua kami, untuk mengemasi pakaian-pakaian yang masih bisa dipakai untuk Baksos. Tak jarang pakaian yang disumbangkan merupakan pakaian anak-anak yang sudah tidak muat lagi. Saat pengemasan barang-barang ini kami sering kali menasehati mereka untuk bersyukur sebab mereka dapat memiliki pakaian tanpa harus bekerja keras ,sementara yang lain harus bersusah payah untuk memiliki sehelai baju.
Pagi ini kami memulai kativitas kami sekeluarga dengan mempacking pakaian layak pakai, yang kemudian kami bawa serta sambil mengantar mereka kesekolah. Tiba disekolah mobil sengaja kami parker diluar halaman sekolah, dengan maksud agar anak-anak membawa sendiri pakaian yang akan mereka sumbangkan. Semoga pelajaran kepedulian ini dapat menanamkan rasa peduli kepada kedua anak kami.

8 comments:

  1. alhamdulillah. semoga menjadi ladang amal baik bagi sekeluarga :)

    ReplyDelete
  2. Semoga jadi anak yang sholeh ya. Berbakti sama orang tua, dan doa serta cita-citanya terkabul satu persatu. Jadi kebanggaan orangtua .. aamiin..

    Btw, kalau boleh saran, tulisannya di kasih jarak, paragraf gitu, jadi yang baca lebih mudah, Mas..

    ReplyDelete
  3. Amiiinnn semoga anak-anak makin sholeh dan makin peduli pada sesama ya mas

    emang harus ditanamkan sejak dini biar mendarah daging :')

    ReplyDelete

Terima Kasih Atas kunjugan anda silahkan tinggalkan pesan